Karunia Natal – Situs Berita Kristen Malaysia
Money

Karunia Natal – Situs Berita Kristen Malaysia

Besok, sebagian besar dunia, baik Kristen atau non-Kristen, akan merayakan Natal. Bagi banyak orang non-Kristen, ini adalah waktu yang indah dan nyaman dengan lampu Natal, lagu-lagu Natal, makanan enak, dan waktu yang menyenangkan untuk hang out. Bagi kami orang Kristen, kami juga menemukan banyak keindahan dalam semua ini, tetapi alasan sebenarnya untuk perayaan itu ditemukan dalam sesuatu yang jauh lebih penting.

Karya ini tidak dimaksudkan sebagai artikel orisinal lengkap dari kami, melainkan sebagai renungan sederhana, yang menggabungkan materi dari berbagai sumber yang telah memberkati dan meneguhkan kami. Kami berharap ini akan membantu membangkitkan kontemplasi yang akan memusatkan hati kita pada hakikat Natal yang sebenarnya.

Arti Natal

Referensi: christ.org

Asal usul Natal adalah “misa Kristus” atau pertemuan tahunan di mana kelahiran Yesus dirayakan. Ada banyak alasan orang Kristen merayakan Natal. Salah satu alasannya adalah untuk mengingat kesetiaan janji Tuhan bahkan dari zaman Perjanjian Lama. Sejak zaman Perjanjian Lama, sudah ada berbagai nubuat yang meramalkan kedatangan Mesias. Terutama dari ini adalah nubuatan oleh Yesaya.

Yesaya 7:14

14 Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu tanda: Anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan akan menamakan Dia Imanuel.

Nama Imanuel (arti) Tuhan beserta kita) menunjukkan alasan kedua mengapa kita merayakan Natal. Kelahiran Yesus menandai Allah, Dia yang menjadikan segala sesuatu, datang untuk hidup di antara umat-Nya. Ini sangat penting bagi kita sebagai umat manusia. Karena Yesus berjalan di antara kita, Dia memahami kita. Dia dekat dengan kita hari ini, dan karena Dia mengenal kita, kita dapat bergantung pada-Nya, baik secara alami maupun spiritual.

Yohanes 1:14

14 Sabda itu menjadi daging dan berdiam di antara kita. Kita telah melihat kemuliaan-Nya, kemuliaan Putra tunggal, yang datang dari Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.

Ketiga, kelahiran Yesus menjadi bagian dari penebusan Allah. Itu adalah langkah pertama dalam perjanjian baru yang telah dijanjikan Tuhan di Yeremia 31:31-34. Kelahiran Yesus adalah kasih Allah yang dinyatakan di antara kita. Yesus datang untuk hidup di antara kita, mati, dan bangkit kembali untuk membangun hubungan langsung antara kita dan Allah. Dengan hubungan itu datanglah banyak karunia lainnya, yang paling penting di antaranya adalah kehidupan kekal bagi semua orang yang percaya dan beriman kepada pribadi Kristus dan karya penebusan-Nya di kayu salib.

Harapan, Sukacita, Cinta, dan Kedamaian: Atribut Natal yang Terkenal

Bahkan dunia sekuler tahu bahwa Natal adalah waktu untuk memberi. Mereka yang lebih sinis akan memandang Natal sebagai waktu kesempatan bagi bisnis dan pedagang.

Yakobus 1:17 memberitahu kita bahwa setiap pemberian yang baik dan sempurna adalah dari atas, turun dari Bapa terang surgawi, yang tidak berubah seperti bayangan yang berpindah-pindah. Apa yang Tuhan berikan lebih dalam, tinggal abadi, dan meresap ke dalam jiwa. Itu spiritual dan bukan hanya temporal, dan tidak bergeser seperti bayangan. Di antara hadiah tersebut adalah:

  1. Harapan
Ref: [email protected]

Meskipun mungkin muncul dari masa lalu, karunia harapan mengarah ke masa depan. Keselamatan yang telah Allah sendiri amankan di dalam Yesus Kristus memiliki arti masa depan: Kristus akan datang kembali. Suatu hari semua penderitaan dan kehancuran di dunia ini akan berlalu, kita akan dikumpulkan dan diubahkan dengan tubuh seperti tubuh kebangkitan Yesus, setelah itu hidup dalam keajaiban dan kebahagiaan abadi di hadirat Tuhan.

  1. Sukacita
Ref: [email protected]

Alkitab penuh dengan sukacita. Anda melihatnya di Perjanjian Lama, khususnya di banyak Mazmur, tetapi juga di banyak Perjanjian Baru (Lukas 2:10, Yohanes 15:11, Roma 15:13, Galatia 5:22, dan banyak lainnya). Sukacita dalam pengertian Alkitab adalah perasaan senang dan sejahtera di hadirat Allah. Sukacita ilahi menanggung kesedihan, situasi yang sangat buruk, dan situasi yang sangat sulit. Itu menggantikan rasa sakit, jijik, kekecewaan, dan kehilangan pada saat perasaan negatif itu secara alami mendominasi. Sukacita adalah anugerah Surga bagi mereka yang percaya dan taat (Yohanes 3:27). Ini adalah tanggapan dari hati yang “melihat” dalam terang kasih Allah.

  1. Cinta
Ref: [email protected]

Kasih adalah pusat dari pesan Alkitab. Alkitab berbicara banyak tentang kasih. Itu mengingatkan kita bahwa Allah adalah kasih dan bahwa kita mengasihi karena Dia lebih dahulu mengasihi kita. Kasih alkitabiah adalah pernyataan sekaligus kewajiban. Ini mengubah titik dan tujuan hidup. Sementara dunia memandang inti alam semesta sebagai tempat yang dingin dan jauh, kita tahu bahwa cinta menciptakan langit dan bumi. Kasih adalah sikap tertinggi Allah, mengatasi semua kesulitan dalam hidup (Roma 8:28), dan tidak ada rintangan hidup yang dapat bertahan dalam kekuatannya (Roma 8:37). Cinta adalah ikatan kita yang tak terpisahkan dengan Tuhan, dan melalui cinta itu, satu sama lain untuk selamanya (Roma 8:38-39).

  1. Perdamaian
Referensi: [email protected]

Perdamaian adalah keadaan atau kondisi yang tepat yang mengarah pada perkembangan universal dan kesejahteraan manusia. Janji perdamaian menemukan pemenuhannya dalam Yesus Kristus, karena Dia telah membuat perdamaian dan mendamaikan manusia dan alam semesta kembali kepada Allah (Kolose 2:10). Melalui pengorbanan-Nya, Yesus juga membawa kedamaian dan keutuhan pada tatanan sosial; Orang Yahudi dan bukan Yahudi tidak lagi terbagi satu sama lain tetapi dipersatukan di bawah Tuhan. Karena kita memiliki kedekatan seperti ini antara kita dan Tuhan, ada kedamaian di hati kita. Gambaran yang lebih lengkap tentang perdamaian dapat ditemukan dalam pesan terbaru oleh Pr Benny Liew dari Gereja Methodist Damansara Utama.

Karunia Natal berlangsung lebih dari sekadar musim. Itu tinggal sepanjang tahun dan bertahun-tahun setelahnya. Natal ini, marilah kita merayakan keindahan dalam festival, tetapi juga dengan memperhatikan keindahan yang lebih dalam dari apa yang telah dilakukan Kristus Yesus bagi kita, dan dalam hubungan intim kita dengan-Nya, dengan Allah, dan dengan orang-orang yang kita kasihi.

Refleksi ini menggabungkan berbagai materi oleh Gereja Iman Apostolik dan The International Fellowship of Apostolic Faith Ministers (IFAFM) (Arti Natal), dan karya Mack Fackler Ide Besar dari Alkitab (Harapan, Sukacita, Cinta, dan Kedamaian), memparafrasekannya dalam konteks terpadu. Kekristenan Malaysia adalah organisasi Kristen evangelis nirlaba.

|Bagikan Kabar Baik|


Posted By : hasil hk