Ulasan ‘Raya dan Naga Terakhir’


Epik fantasi terbaru dari Disney, Raya dan Naga Terakhir, adalah tentang seorang putri pejuang yang mencoba menyatukan dunia yang terbagi oleh keserakahan setelah jatuhnya semua naga.

Terinspirasi oleh budaya Asia Tenggara, film ini dengan cepat membentuk nada seriusnya saat kita diperkenalkan dengan Raya (Kelly Marie Tran), pelindung sihir naga terakhir yang masih hidup di tanah Hati. Perjalanannya membawanya dari seorang gadis muda yang penuh harapan menjadi seorang pejuang tangguh yang satu-satunya tujuannya adalah menghentikan makhluk yang menggunakan sihir gelap untuk mengubah manusia menjadi batu. Raya mengalami kejutan besar ketika dia akhirnya berhasil menemukan naga terakhir yang masih hidup, Sisu (disuarakan oleh Awkwafina). Bersama dengan sekelompok orang yang tidak tepat, mereka menetapkan jalur untuk menyeberangi negeri untuk memulihkan semua kepingan Batu Naga ajaib dan menghentikan kejahatan untuk selamanya.

Raya dan Naga Terakhir adalah film animasi yang menarik dan dibuat dengan indah yang menampilkan pemandangan berwarna-warni yang kontras dengan gurun apokaliptik dan beberapa urutan aksi yang sangat bagus. Karakternya menyenangkan dan cerita mereka bergema, terutama cerita Raya dengan mantan temannya Namari (Gemma Chan). Ini adalah pelajaran bagi audiens yang lebih muda bahwa kesalahan dapat diperbaiki dan hidup adalah tentang kesempatan kedua.

Ada banyak komedi dalam gaya Disney murni, terutama berkat bayi pejuang yang sangat tidak mungkin dan monyetnya. Bayi itu hampir mencuri perhatian pada satu tahap tetapi untungnya tidak mengganggu nada serius film tersebut sama sekali.

Ironisnya, mungkin satu-satunya kekecewaan adalah naga itu sendiri. Sisu terasa seperti karakter yang sangat sekunder, yang keterikatannya pada Raya tidak pernah berkembang sepenuhnya. Ia juga menderita dengan perbandingan yang tak terhindarkan dengan Mushu Eddie Murphy di Mulan.

Secara keseluruhan, Raya dan Naga Terakhir adalah kemenangan lain bagi Disney, membuktikan bahwa apa pun latarnya, cerita yang ditulis dengan baik dan sepenuh hati selalu menjadi resep untuk sukses, menempatkan Raya dengan bahagia di atas tumpuan bersama putri pejuang lainnya seperti Mulan dan Merida. Ini harus diwaspadai!

Dipublikasikan Oleh : http://54.248.59.145/